family · jalan jalan

Piknik di Kebun Raya Bogor (2)

Ini sudah yang kesekian kalinya kami sekeluarga main main ke Kebun Raya Bogor.

Tapi baru kali ini formasinya berubah.

Yapp, ini pertama kalinya adik Deera piknik di alam terbuka.

Kebun Raya Bogor menjadi pilihan karena lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah, pepohonan yang rimbun dan teduh serta ruang terbuka hijau yang luas sehingga bisa bikin puas si kakak yang memang hobi lari plus lompat lompat😆

Kami berangkat dari rumah sekitar jam 7.30.

Alhamdulillah lancar di tol Jagorawi (tumben yaaa weekend bisa lancar haha🙂 ) sehingga sampai di Bogor cukup memakan waktu 35 menit saja.

Keluar dari pintu tol, dari arah jalan Padjajaran rencananya kami akan berbelok ke jalan Jalak Harupat untuk memberi makan rusa dahulu di halaman Istana Bogor.

Ternyata Minggu pagi itu sedang berlangsung Car Free Day hingga jam 09.00. Karena jalan Jalak Harupat ditutup akhirnya sambil menunggu waktu Car Free Day selesai kami melanjutkan perjalanan ke Jalan Pangranggo.

Mampir dulu ke Pizza Kayu Bakar untuk cemil cemil sejenak.

Kami memesan Pizza Smoked Chicken dan minuman.

Harga seloyang pizza isi 6 potong disini berkisar 60-70an ribu rupiah.

Harga terjangkau dan rasanya pun enak, ada aroma kayu bakar di kulit pizza yang renyah.

Pizza kayu bakar

Jam 09.15 kami melanjutkan perjalanan menuju Istana Bogor untuk memberi makan rusa.

Mobil diparkir sebentar di balaikota Bogor kemudian saya, Suri dan duo embak menyeberang untuk memberi makan rusa dari balik pagar Istana Bogor.

Kami membeli wortel dan kangkung dari penjaja kaki lima. Wortel dan kangkung dijual 2000 rupiah per ikat.

Setelah selesai memberi makan rusa, kami melanjutkan perjalanan  menuju Kebun Raya.

Awalnya kami kebingungan mencari lokasi untuk parkir mobil karena sudah tidak memungkinkan untuk parkir di sepanjang jalan depan pintu masuk Kebun Raya.

Namun setelah bertanya kepada tukang parkir ternyata mobil bisa diparkir di Kimia Farma.

Untuk bisa masuk ke Kebun Raya, kami membeli tiket seharga 14 ribu rupiah per orang dengan tambahan seribu rupiah untuk dana PMI.

Setelah masuk ke area Kebun Raya kami segera mencari lokasi ideal untuk membuka tikar yang sudah dipersiapkan dari rumah.

Tidak lama sesudahnya Suri minta diantar ke museum zoologi.


Koleksinya masih belum ada perubahan sih sejak terakhir kemari, tapi kakak tetap excited untuk melihat lihat isi museum.

Mulai dari aneka binatang berkaki empat yang diawetkan, burung, ular, ikan hingga macam macam serangga.

Puas melihat lihat isi museum, kami kembali lagi ke area tikar digelar dan mulai membuka bekal makan siang berupa nasi bungkus buatan utinya Suri.


Sambil  makan di bawah pohon, kami menikmati angin  sepoi  sepoi.

Bahkan adik Deera pun juga tertidur pulas menikmati sejuknya udara Bogor :)

Setelah puas menikmati sejuknya udara Bogor, sekitar jam 1 siang kami meninggalkan Kebun Raya.

Untunglah kami pulang di saat yang tepat, karena tidak lama setelah kami kembali ke mobil hujan turun cukup deras.

Kapan kapan kalau adik Deera sudah bisa berjalan, main main ke Kebun Raya Bogor lagi ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s