Bandung · family · jalan jalan · review

Stevie 6 Hotel & Rumah Stroberi Lembang

Kami menginap di Stevie 6 hotel ini sebenarnya sudah beberapa bulan yang lalu, tapi kok sayang ya kalau nggak diposting, karena konsep hotel di Lembang ini cukup unik.

Sekalian aja digabung juga reviewnya dengan Rumah Stroberi.

Akhir tahun 2014 lalu karena sudah resign dari kantor sebelumnya (dan sebelum mulai masuk ke kantor baru di awal Januari 2015), ada sekitar sepuluh hari saya gluntang gluntung sebagai pengangguran hahaha😆

Ke pasar udah, masak udah, main seharian sama Suri juga sudah (sekolah juga libur akhir tahun kan), ke playground udah, ngemol apalagi.

Cuma sayangnya pak suami kan gak bisa cuti ya. Jadi mau diajak pergi yang jauh nggak bisa juga.

Akhirnya coba coba lah liburan singkat ke Lembang aja.

Buka Agoda dan iseng iseng browsing hotel, ketemulah nama si Stevie G hotel ini.

Coba coba BW untuk baca reviewnya akhirnya tertarik lah untuk coba booking.

Apalagi dari website dan reviewnya, Stevie G hotel ini ternyata memiliki 24 kamar dengan konsep interior kamar yang berbeda beda.

Stevie G sendiri asalnya dari nama Steven Gerrad, salah satu pemain Liverpool (yang baru saja resign karena memutuskan untuk pindah ke Amrik, CMIIW)

Sesudah bayar dan dapat print out tiketnya, akhirnya langsung konfirmasi via telpon untuk minta kamar dengan nomor 202.

Kenapa nomor 202?

Karena kamar ini temanya sepakbola.

Awalnya diberi nama ‘This is Anfield’ dengan interior kamar bernuansa stadion sepak bola milik Liverpool itu.

Kebetulan juga pak suami kan fans beratnya Liverpool, jadi seneng lah waktu dibilang kalau nanti nginepnya di kamar dengan nuansa Liverpool.

Namun ternyata dari penjelasan resepsionis saat saya telpon untuk konfirmasi kamar, interior kamarnya sudah berubah, bukan lagi nuansa Liverpool meskipun masih mengusung tema sepak bola.

Kamar 202 itu berubah nama jadi Ballon d’Or. Kalau penjelasan dari Wikipedia sih artinya begini ya :

The FIFA Ballon d’Or (“Golden Ball”) is an annual association football award given by FIFA to the male player considered to have performed the best in the previous calendar year. It is awarded based on the votes from national team coaches and captains, as well as journalists from around the world.

Karena saya bukan penggemar berat sepak bola jadi untuk keterangan lebih lanjutnya, monggo dibrowsing sendiri lah🙂

Sempat berasa agak kecewa, tapi ya sudahlah ya, kan kamar sudah dibayar juga. Tinggal capcus lah berangkat ke Lembang, toh masih tema sepak bola ini.

Saat check in di Stevie G ini kami kepagian, baru jam 10 lewat.

Stevie2

resepsionis
resepsionis
Foto dulu sama dombanya haha
Foto dulu sama dombanya haha

Akhirnya memutuskan untuk  cari tempat petik strawberry sekaligus yang ada restonya. Melipirlah kami ke Rumah Stroberi untuk makan siang.

RS9

RS3

Pengennya sih bisa petik strawberry dulu sebelum makan, ternyata lagi nggak musim panen jadi cuma bisa lihat kebun strawberrynya saja dari luar hiks😦

Akhirnya main main dulu deh di playground yang ada di sini.

RS10

RS8

RS1

Selesai main, kami mulai memesan makanan.

RS5

Kami mencoba nasi goreng ayam, tahu isi, spageti, zuppa soup, jus strawberry dan es teh manis  (yang menurut saya rasanya biasa saja).

tahu isi
tahu isi
nasi goreng ayam
nasi goreng ayam

Sedikit terobati dengan suasana sejuk di sekitar kami, tapi kalau harus kembali lagi untuk makan disini mungkin akan berpikir ulang.

Jam 1 lewat kami kembali lagi ke hotel dan kamar 202 sudah siap.

stevie9

Dari resepsionis kami mendapatkan penjelasan kalau hotel ini pun juga sudah berubah nama menjadi Stevie 6 Hotel (baca : Stevie Six).

Tidak dijelaskan mengapa, tapi pak suami menduga duga apakah mungkin karena diprotes oleh si empunya nama??

Ahhh… entahlah, yang penting tujuan kami ke sana adalah untuk refreshing,  menikmati pindah tempat tidur dengan konsep kamar yang unik hehehe:mrgreen:

Dan beginilah penampakan kamar yang kami pesan :

Stevie8

Ukuran kamar cukup luas dengan dua buah bed single. Toiletries lengkap, tea set, televisi, hot water di kamar mandi dan tentu saja tanpa AC karena suhu udara sudah cukup dingin.

Dari jendela kamar kami bisa melihat wahana Kampung Gajah dengan cukup jelas.

Sisa hari kami habiskan dengan gegoleran aja di kamar karena sudah malas banget mau kemana mana.

Kami keluar sebentar di malam harinya untuk membeli sate daging dan sate ayam di dekat hotel (lupa nama rumah makannya)

Saat bangun pagi pun, kami santai saja karena memang tidak ada rencana khusus.

Stevie11

Jalan jalan sebentar di sekitar hotel, sebelum memutuskan untuk sarapan.

narsis dulu di depan hotel, padahal belum mandi hehehe
narsis dulu di depan hotel, padahal belum mandi hehehe
di depan Kampung Gajah
di depan Kampung Gajah

Menu sarapannya tidak terlalu banyak, tapi cukup lah untuk membuat kenyang. Ada bubur, salad, nasi goreng,roti, buah buahan dan jus.

restoran tempat sarapan
restoran tempat sarapan

Stevie7

Stevie12

Jam 11 kami check out dan melanjutkan perjalanan untuk makan siang di Floating Market.

So far cukup puas dengan pengalaman menginap di Stevie 6 hotel ini.

Mungkin akan lebih menarik lagi kalau seandainya hotel ini menambahkan fasilitas kolam renang sehingga ada alternatif hiburan bagi pengunjung yang menginap🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s