jalan jalan · Jepang

Tokyo and around…

Hari terakhir di Jepang, kami check out dari Rose Hotel Yokohama sekitar jam 7 pagi.

Menempuh perjalanan ke Tokyo selama 1,5 jam dengan minibus sewaan dalam suasana mendung.

Setibanya di Tokyo kami berfoto sejenak dengan latar belakang Tokyo Skytree.

mendung di pagi hari
mendung di pagi hari

Tokyo Skytree ini merupakan bangunan tertinggi di Jepang dan sekaligus juga tower paling tinggi di dunia. Dengan ketinggian 634 m menjadikan Tokyo Skytree ini sebagai bangunan tertinggi kedua setelah Burj Khalifa.

Tokyo Skytree ini dibangun sebagai pemancar stasiun televisi dan radio. Ada observatory deck juga yang dibuka untuk umum namun karena keterbatasan waktu kami tidak mengunjungi langsung tower ini, jadi hanya mengambil foto dari kejauhan saja.

Alhamdulillah ya, saya sudah berkesempatan untuk berfoto dengan background bangunan tertinggi pertama dan kedua di dunia ini🙂

Sesudah berfoto dengan latar belakang Tokyo Skytree, kami melanjutkan perjalanan ke Asakusa Shrine. Biasa disebut juga Asakusa Kannon Tmeple atau Sensoji, merupakan tempat peribadatan agama Budha yang paling terkenal di Tokyo. Selalu ramai dengan pengunjung.

pintu masuk Asakusa shrine
pintu masuk Asakusa shrine

Begitu tiba disana kami melihat banyak juga penduduk lokal yang melakukan ziarah, beberapa diantaranya mengunakan kimono.

KAWAI :)
KIREI…………..

Asakusa2

Asakusa5

Asakusa3

Ada juga rombongan anak anak sekolah berseragam semacam tur bersama.

Asakusa6

Ada satu lorong jalan yang terdiri dari beberapa puluh toko yang menjual souvenir khas Jepang dan food stall yang menjual jajanan khas Jepang.

kios kios yang menjual suvenir
kios kios yang menjual suvenir

Jadi sesudah puas foto foto di depan kuil, rombongan kami langsung cari printilan oleh oleh di toko toko ini.

penjual kue tradisional isi kacang merah
penjual kue tradisional isi kacang merah
Rickshaw di depan Asakusa shrine
Rickshaw di depan Asakusa shrine

Perjalanan kami lanjutkan kembali dengan makan siang di daerah Ginza dan mampir sejenak ke Shibuya untuk berfoto di depan patung Hachiko (yang kisahnya dijadiin film, dengan pemeran utama si Om Richard Gere ituhh).

Si anjing setia ini dulu kabarnya setia menunggu tuannya setiap pulang bekerja, hingga 9 tahun sesudah kematian si tuan. Untuk mengenang kesetiaannya akhirnya didirikan patung perunggu di lokasi tempat si anjing biasa menunggu tuannya.

salah satu sudut di depan  stasiun Shibuya
salah satu sudut di depan stasiun Shibuya

Sempat terpikir kalau patungnya di lokasi tersendiri, eh ternyata ya di depan stasiun Shibuya tempat banyak orang sibuk lalu lalang.

Hachiko statue
Hachiko statue

Sempat foto foto sebentar di depan patung Hachiko dalam kondisi gerimis sebelum melanjutkan perjalanan ke Narita dan selanjutnya pulang kembali ke tanah air.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s