cooking time

Baksoooo….

Postingan kali ini dan postingan berikut temanya “stok makanan anak bikinan ibu gak sempat masak tiap hari yang sibuk bekerja” hahaha😀

Berhubung yang namanya masak tiap hari itu kan rempong dot com yak (menurut saya loh ya, barangkali buat para supermom di luar sana mah gampil sangat😛 ) jadinya ya akhirnya berusaha menyiasati gimana caranya supaya anak tetep dapat makanan homemade tanpa membuat si emak gemfor berkutat setiap hari di dapur. Solusinya ya sekali masak agak banyakan untuk stok beberapa hari. Dan cara ini sudah saya lakukan sejak Suri pertama kali makan solid food. Kalau dulu sih paling banter bikin stok makanan macem puree atau bubur buburan gitu untuk disimpan 3-4 harian di frezeer. Tapi berhubung sekarang si emak Toyib sering tugas kantor ke luar kota, jadinya bikin stok makanan untuk Suri setidaknya yang bisa buat cadangan sekitar 7 harian gitu.

Kalau masakan semacem pasta atau sup krim paling banter saya buat untuk stok makanan 2-3 hari, dengan variasi menu pagi siang sore yang berbeda, supaya Suri nggak bosen juga. Untuk makanan  yang bisa tahan lebih lama di frezeer sih biasanya saya bikin beBAKSOan. Gampang bikinnya dan penyajiannya juga bisa bervariasi. Bisa disajikan bersama air kaldu ayam dan ditaburi bawang goreng plus daun bawang aja, bisa dijadikan isian sop, bisa digoreng biasa, dijadikan campuran nasi goreng atau mi goreng, atau bisa juga divariasikan jadi adonan isi siomay.

Bakso yang pernah saya buat untuk Suri antara lain dari daging, ayam, udang dan ikan. Semua bakso yang saya buat pasti saya sisipkan sayuran di dalamnya, supaya sekalian, makan protein, karbo dan vitamin dalam satu sajian hehehe.

Berikut beberapa resep bakso yang pernah diproduksi di dapur keluarga kami🙂

 

Bakso Daging Jamur

150 gram daging cincang

40 gram jamur tiram, iris tipis, cincang

1 butir telur

3 sdm tepung sagu

1 sdm tepung terigu

Haluskan : 1 bawang putih, 1 bawang merah, garam dan merica secukupnya

Cara :

Campur semua bahan jadi satu, bentuk bulat bulat dengan bantuan sendok dan langsung rebus di dalam panci yang berisi air mendidih hingga matang (sekitar 10-15 menit) tergantung ukuran baksonya.

 

 

Bakso Ayam Jamur

150 gram ayam cincang

30 gram jamur kuping cincang

1 butir telur

3 sdm tepung sagu

2 sdm suun jagung (rebus, tiriskan dan gunting kecil kecil)

Haluskan ; 1 bawang putih, 1 bawang merah, garam, merica secukupnya

Cara :

Campur semua bahan jadi satu, bentuk bulat bulat dengan bantuan sendok dan langsung rebus di dalam panci yang berisi air mendidih hingga matang (sekitar 10-15 menit).

 

 

Bakso Ikan

150 gram ikan fillet (tengiri, gurami, salmon atau gindara sesuai selera)

3 sdm wortel cincang

1 butir telur

2 sdm tepung sagu

2 sdm havermut yang dihaluskan

Haluskan : 1 bawang putih, 1 bawang merah, garam dan merica secukupnya

Cara :

Campur semua bahan jadi satu, bentuk lonjong (atau bulat sesuai selera) dengan bantuan sendok dan langsung rebus di dalam panci yang berisi air mendidih hingga matang (sekitar 10-15 menit).

 

 

Gampang kaannn…

Adonan dasarnya sih daging/ ayam/ikan plus ditambah potongan sayur, tepung sagu plus telur sebagai perekat. Nggak pakai telur juga sebenarnya bisa juga, tinggal diatur tingkat kepadatan adonan aja supaya bisa dibentuk bulat atau disendokin sebelum direbus.

Adonan dasar si bakso ini juga saya modifikasi untuk bikin pangsit kuah seperti ini :

 

Pangsit kuah

75 gram ayam cincang

75 gram udang cincang

2 sdm lobak cincang

1 sdm telur

3 sdm tepung sagu

Haluskan : 1 bawang putih, 1 bawang merah, garam dan merica secukupnya

15 lembar kulit pangsit

Bahan kuah :

700 ml air kaldu udang (dari kulit dan kepala udang yang sudah dipisahkan dan direbus)

Bawang putih cincang

Garam, gula, merica secukupnya

Sedikit minyak wijen

Bokcoy secukupnya, cuci, potong2, kukus 1 menit hingga sedikit layu

Cara :

       Campur seluruh adonan jadi satu. Isikan ke dalam kulit pangsit. Kukus selama 10-15 menit hingga matang.

       Kuah : tumis bawang putih dengan sedikit minyak wijen, masukkan garam gula merica dan air kaldu. Masak hingga mendidih.

       Cara penyajian : masukkan pangsit dan sayur bokcoy di dalam mangkuk, siram dengan kuahnya. Bisa ditaburi daun bawang bila suka.

Nggak ribet kan bikinnya🙂

Kalau mau untuk stok beberapa hari, bebaksoan atau siomay tadi tinggal dimasukkan ke dalam Tupperware atau Lock & Lock, lalu simpan di frezeer dan kalau waktunya makan tinggal sedikit dimodifikasi lagi untuk penyajiannya. Lumayan (banget) mengurangi kerempongan saya di pagi hari kalau buru buru kudu ngantor dan nggak sempat masak hehehe….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s