jalan jalan · nyam nyam · office event

Semarang for a while

Tugas kantor kali ini ke Semarang.

Nggak pakai lama, cukup 2 hari 1 malam aja, karena eventnya sendiri cuma 1/2 hari di hari Sabtu.

Jumat pagi berangkat dari rumah dengan nggak enak ati, karena Suri agak sumeng  hari Rabu malam dan Kamis pagi. Kamis malamnya meskipun udah nggak sumeng tapi tidurnya agak kurang nyenyak. Sempat beberapa kali bangun di malam harinya. Dugaannya sih karena mau tumbuh lagi giginya, karena diraba gusi agak bengkak dan bawaannya 2 hari terakhir pengen gigit gigit mulu. Tapi gimana lagi, mau nggak mau harus berangkat ke Semarang untuk arrange event. Dan akhirnya ayah memutuskan untuk cuti sehari nemenin Suri di rumah. Dengan back up plan, kalau sabtu masih agak sumeng juga, ya kudu cek ke DSAnya di JMC.

Pas taksinya datang buat jemput ke airport, si bocahnya juga liatin saya berangkat dengan muka sedih, padahal biasanya kalau saya pergi, Suri sih biasa ajah….huahuahua…jadi nggak tega.. dan akhirnya mewek deh di dalam taksi di jalan menuju ke airport huhuhuhu😦 Untung banget ayah masih bisa cuti buat jagain Suri di rumah.

Sampai bandara, sudah ditungguin sama Shinta, salah satu rekan kerja yang in charge buat event Semarang juga. Garudanya berangkat dari Soeta jam 9.30 dan sampai di airport Ahmad Yani jam 10.40. Mobil jemputan sudah nungguin dan kamipun langsung meluncur untuk janji ketemu dengan rekan kerja lokal untuk selanjutnya ketemu salah satu klien.

Selesai ketemu klien, saya, Shinta dan 3 orang rekan kerja lokal yang sudah keroncongan karena sudah lewat dari jam satu siang, memutuskan untuk makan siang bareng bareng. Satu hal yang pasti kalau saya mengunjungi satu daerah, pengennya pasti kuliner yang khas dong🙂 Akhirnya rekan kerja lokal mengajak saya dan Shinta untuk makan siang di Soto Ayam Khas Semarang Pak Man.

Soto Pak Man ini punya 4 cabang di Semarang. Kami makan siang di lokasi Jl Pamularsih Raya.

Soto ayamnya dihidangkan di dalam mangkok kecil, kuahnya bening dan karena porsinya yang nggak terlalu besar, biasanya menyebabkan efek ketagihan alias harus nambah lagi hehehe :) Untuk minumnya cukup es teh tawar saja. Sebagai pelengkap soto, di meja dihidangkan juga tempe goreng, kerupuk dan sate. Pilihan satenya ada beberapa macam yaitu sate usus ayam, sate kerang dan sate jeroan ayam.

Harga juga cukup ramah di kantong. Satu porsinya cukup 7 ribu rupiah saja. Makan ramerame berenam habisnya cuma 93 ribu rupiah. Murah meriah, enak dan bikin kenyang🙂

Selesai makan siang, untuk mengisi waktu, sebelum bertemu dengan klien yang satu lagi dan mengurus persiapan event di Novotel, kami memutuskan untuk sejenak mampir ke klenteng Sam Poo Kong. Sebenarnya dulu saya sudah pernah mengunjungi klenteng ini, cuma karena sudah lama banget ( kalau nggak salah tahun 2001 dan 2003), jadi pengen kemari lagi.

Klenteng Sam Poo Kong ini adalah tempat peribadatan warga Tionghoa yang konon dulu pernah menjadi tempat persinggahan Laksamana Cheng Ho, penjelahjah asal Tiongkok yang beragama Islam.

 

 

Untuk masuk ke area klenteng ini, kita bisa membayar karcis sebesar 3 ribu rupiah.

Ketika memasuki tempat ini lagi ada yang berubah dari tempat ini. Pelatarannya jadi lebih luas. Dulu seingat saya tahun 2003, waktu mengunjungi klenteng ini, saya bisa masuk hingga ke area tempat sembahyang, dengan lilin lilin besar dan hyo yang diletakkan di meja persembahan. Namun sekarang  untuk bisa masuk ke area klenteng tempat sembahyang itu, harus membayar lagi karcis seharga 20 ribu rupiah atau membeli dahulu dupa untuk sembahyang.

Karena memang hanya berniat untuk melihat lihat saja, akhirnya saya dan teman teman hanya melihat lihat dari luar pagar pembatas ke bangunan klenteng tempat persembahyangan. Namun cukup puas juga kok, bisa mengamati keindahan arsitektur bangunan klenteng yang unik dan sempat foto2 narsis sedikit🙂

Setelah puas melihat lihat Klenteng ini, kami berencana langsung ke Novotel untuk cek in dan cuci muka sebentar sebelum bertemu dengan satu klien lagi. Namun rekan rekan kerja lokal mengajak kami melewati satu ruas jalan, yaitu jalan Abdulrahman Saleh, dimana berjejer beberapa penjual durian. Bulan Desember memang durian lagi lucu lucunya ya hehehe… Akhirnya mampir lah kami, dan rame rame belah duren di tengah hari 😛 . Harga juga cukup sepadan, 3 buah durian yang maknyuss ini ditebus dengan 60 ribu rupiah. Nggak berani makan banyak banyak sih, karena kuatir mabok, kan masih kudu ketemu klien lagi😀

Puas makan duren, saya dan Shinta lanjut ke Novotel untuk cek in dan cek semua persiapan yang diperlukan untuk event esok hari di salah satu meeting roomnya hotel ini.

Lepas maghrib, sesudah persiapan kelar, kami mandi dan lanjut jalan untuk discuss rencana event dengan klien sambil dinner di salah satu resto di daerah Candi, di sebelahnya hotel Patra Jasa. Lokasinya di belahan kota Semarang yang sisi atas (karena letaknya agak di area yang lebih tinggi  dibandingkan pusat kota Semarang). Nama restonya S2 (dibacanya EsTu🙂 ). Rupanya resto yang lumayan hip di Semarang ini. Begitu masuk langsung suka dengan interiornya. Sayang nggak sempat foto foto, karena sungkan sama klien yang notabene sudah opa opa jadi kudu behave dan jaim😛 Nggak enak lah ya, kan ini urusan kerja juga, bawa image company ya bo hehehe…

Jadi S2 ini terdiri dari beberapa resto yang bergabung jadi satu. Ada Geisha Sushi yang menyajikan masakan Jepang, Fleur Bistro yang menyajikan masakan Italia, Seroeni Parlour yang menghidangkan masakan peranakan / Chinese food serta ada juga Moshi moshi yang menghidangkan aneka camilan ringan dan dessert. Interior ruangan masing masing resto berbeda, sesuai dengan konsep masakan yang diusung masing masing. Kami memilih untuk duduk di area outdoor di bagian tengah.

Karena laper mata lihat daftar menunya, akhirnya pilihan makan malam saya jadi campur campur deh. Sup Aparagus Kepiting dari Seroeni Parlour, Unagi don dari Geisha Sushi dan Macha ice cream dari moshi moshi. Meskipun nggak nyambung tapi tetep enak tuh hehehe *dasar maruk*.  Shinta juga setali tiga uang, pilihannya SupaAsparagus Kepiting, Salmon Steak with french fries sama Green Tea🙂

Selesai discuss dengan para klien sekitar jam 10an, dan langsung balik ke hotel karena ngantuk tuk tuk. Faktor U yah, udah males ajah mo keliling kota. Enaknya di Semarang  jarak kemana mana dekat, nggak sampai 20 menit, sudah sampai di hotel lagi.

Paginya kami bersama dengan rekan kerja lokal menyelenggarakan event di salah satu meeting room di hotel ini. Males komen detail, karena sudah mengajukan komplain juga, yang pasti saya, Shinta dan rekan rekan kerja lokal kurang puas dengan pelayanan banquet  hotel ini. Sepertinya kalau ada event kantor lagi di Semarang akan memilih tempat lain saja.

Selesai kegiatan jam 1/2 siang, saya dan Shinta cek out. Saya dan salah satu klien mampir dulu ke toko oleh oleh Bandung Juwana. Tentu saja untuk beli bandeng dan oleh oleh khas Semarang lainnya seperti wingko dan teman temannya. 

Rame banget siang itu toko Bandeng Juwananya, untungnya suasana mendung jadi nggak terlalu panas di daerah Pandanaran itu.  Selesai beli oleh oleh saya lanjut ke airport untuk mengejar pesawat sore. Shinta extend di Semarang karena sudah janji dengan temannya untuk keliling kota dan baru pulang ke Jakarta hari Minggu *dan saya sempat mupeng besokannya karena dia pasang PP di BB beberapa tempat wisata seperti gereja Blenduk, Lawang Sewu dan wihara Watugong*.  Next time deh ya kalau ke Semarang lagi, kudu explore tempat2 wisata itu hehehe…

Sampai di Jakarta sudah magrib dan karena memang sudah sepakat sama si ayah untuk cek Suri ke DSAnya, akhirnya sesudah dapat taksi saya langsung meluncur ke JMC. Ayah langsung nyusul dari rumah bareng sama Suri dan Lia. Sebenarnya sih Jumat dan Sabtu dapat laporan dari Lia kalau seharian Suri sudah segar bugar dan ceria, cuma karena tidur malemnya nggak nyenyak, saya kuatir juga. Dan akhirnya sesudah diperiksa DSAnya, ternyata memang Surinya nggak apa apa sih, cuma bengkak gusi aja, karena teething. Jadi memang emak babehnya aja yang lebay hauhauahau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s