Jawa Timur · Malang · relatives

RIP Kung Soemeh

Baru balik dari bandara, bareng sama Edi (suaminya Sashi, sepupunya ayah). Nganterin ayah, mbak Nia (kakaknya ayah)  dan Sashi yang pulang ke Malang malam ini juga begitu ditelpon ibu mertua kalau bapaknya meninggal dunia jam tujuh tadi.

Ya, jam tujuh malam ini, hari ke 6 bulan Ramadhan, kung Soemeh, kakeknya ayah meninggal dunia di Malang karena komplikasi dari Decomp Cordis yang sudah lama diderita.  Kondisi beliau memang sudah menurun sejak dua hari yang lalu dan dirawat di rumah sakit Saiful Anwa.

Sedih ngebayangin kung Soemeh sudah nggak ada lagi. Terakhir ketemu beliau di Malang waktu hamil Suri tujuh bulan.  Satu hal yang saya sesalkan adalah Kung Soemeh belum sempat ketemu Suri. Karena lebaran tahun lalu keluarga kami nggak pulang ke Malang dengan pertimbangan Suri belum genap dua bulan , ayah nggak bisa cuti lama2 dan rada ribet  kalau bawa bawa bayi mungil begitu mudik ke Malang. Rencananya memang lebaran nanti kami (saya, ayah dan Suri) mudik ke Malang, ketemu sama semua keluarga besar di Jawa Timur. Apa mau dikata, belum sempat ketemu, kung Soemeh sudah berpulang terlebih dahulu.

Hal yang paling saya ingat dari Kung Soemeh adalah justru dari cerita cerita Uti Soemeh. Betapa beliau adalah orang yang tegas namun hangat dan sederhana. Dulu beliau pernah menjadi polisi dengan pangkat yang lumayan di Malang. Dari cerita Uti saya tahu kalau kakung adalah polisi yang jujur. Pernah suatu ketika menangani kasus kejahatan di Malang dan tersangkanya mengirimkan sogokan ke rumah beliau berupa perhiasan emas satu kotak yang diperkirakan Uti beratnya lebih dari 1 kilogram (langsung nelen ludah, ngebayangin emas satu kilo.. secara di http://www.logammulia.com harga emas per 5 Agustus 2011 satu gramnya sudah mencapai Rp 502.000…..glekk..glekkkk..gleeekkk). Begitu melihat penampakan emas itu, Kung Soemeh  marah besar dan langsung menolak mentah mentah sogokan itu.

Jangankan emas, pernah ada kasus yang lain dan seorang yang terkait kasus tersebut, mengirimkan makanan ke rumah beliau, saat itu juga kakung minta supirnya untuk mengembalikan makanan itu. Padahal cuma makanan. Sogokan, baik yang kecil maupun yang besar nggak bakalan diterima!

Pernah juga Uti cerita ke saya (waktu itu saya masih pacaran sama ayah), kalau ada tetangga yang bilang, “Sebenarnya Pak Soemeh ini kalau mau kaya bisa loh, tapi terlalu jujur, jadinya hidupnya sederhana, mengandalkan uang pensiun saja.” Biarlah hidup dengan sederhana, asalkan dengan harga diri!

Selain sebagai polisi, Kung Soemeh juga aktif sebagai olahragawan. Beliau saat muda bergabung dengan salah satu klub sepak bola di Malang dan kerapkali bertanding ke beberapa kota di Indonesia. Nggak heran, meskipun sudah sepuh badannya masih tegap.

Salah satu alasan (diantara sekian banyak lainnya) saya mau menikah dengan ayah adalah karena attitudenya yang baik (nggak usah saya sebutkan satu satu ya, nanti GR deh si ayah hehehe😀 ). Dan saya tahu, itu karena dia dibesarkan dengan pola pengasuhan yang baik dari bapak dan ibu mertua saya. Dan bimbingan baik itu salah satunya hasil dari didikan Kakung dan Uti Soemeh.

Kakung dan Uti Soemeh menikah selama lebih dari 60 tahun, rukun rukun hidup berdua dan memberikan contoh yang baik untuk anak cucunya. Dan sayapun berharap, semuga nantinya saya dan Ayah bisa langgeng juga, till death do us appart, seperti Uti dan Kakung Soemeh. Amin.

Sudah deh, nulisnya, jadi pengen nangis nih😦 . Selamat jalan ya Kung, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan segala dosa diampuni.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (انّا للہ و انّا الیہ راجعون)

Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali

Foto kenangan terakhir bareng Kung Soemeh, saya lagi hamil 7 bulan,diapit Uti dan Kakung Soemeh di resepsi nikahnya dik Meirda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s